Perhatikan PH Air dan Kandungan Kaporit/Chlorine

Air menjadi faktor utama yang sering menjadi penyebab kematian ikan Garra Rufa. Jadi untuk yang satu ini Anda patut waspadai jika ingin ikan Garra Rufa Anda awet dan bisa bertahan hidup sesuai umur ikan. Sebut sajamulai dari pantangan penggantian air dengan air baru yang langsung dialirkan dari kran, bisa membuat ikan langsung pingsan dan mati.

Bagi pengguna air PAM, meski bukan menjadi pantangan untuk menggunakan air PAM sebagai sumber air dalam pemeliharaan ikan Garra Rufa, namun pastikan air yang Anda gunakan tidak berbau kaporit. Sangat disarankan untuk mengendapkan air lebih dari 2 hari disertai penambahan obat antichlorine sebelum menggunakannya sebagai air baku ikan.

Masalah air lainnya adalah PH, jika Anda memiliki alat tester PH (banyak tersedia di toko-toko ikan hias/aquarium), cobalah ukur PH air kolam Anda. PH yang ideal untuk ikan adalah 7, jika PH air Anda berada di bawah 6 atau di atas 8, sudah bisa dipastikan ikan pasti akan bermasalah.

Tak hanya ketika air baru saja, ikan bisa bermasalah. Air kolam yang terlalu kotor juga bisa mengakibatkan penyakit ikan. Jadi sebaiknya pantau kondisi air dalam kolam, jika sudah terlihat kotor, segera ganti sebagian air. Disarankan menggunakan filter yang mumpuni agar air kolam tidak cepat kotor. Meski demikian, tidak berarti jika air terlihat bersih terus, air kolam tidak perlu ganti. Lakukan penggantian berkala air maksimal seminggu sekali.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi fish spa Anda. :)